Bahaya tertawa yang berlebihan

memperbanyak tertawa adalah sifat tercela sebagaimana sabda Rasulullah: "Demi Dzat yang diriku berada di tanganNya seandainya kalian mengetahui seperti apa yang aku ketahui, niscaya kalian pasti akan sedikit tertawa dan banyak menangis ".

Pria idaman wanita

"Wanita itu menginginkan Pria yang mapan sebagai suami bukan karena materialis tetapi memikirkan masa depan diri dan anak-anaknya".

Mencintai tidak harus memiliki

JIKA CINTA, MAKA KITA HARUS MEMILIKINYA! JIKA TIDAK BISA MEMILIKINYA, MAKA JANGAN MENCINTAINYA.

Sunnah sholat menghadap sutrah

“Janganlah sholat kecuali menghadap sutrah, dan jangan biarkan seseorang lewat di depanmu. Jjika ia enggan dilarang maka perangilah ia, karena sesungguhnya bersamanya ada qarin (setan)” (HR. Ibnu Khuzaimah).

Keutamaan sholat tahiyatul masjid dan keburukan meninggalkannya

Shalat tahiyatul masjid disyariatkan pada setiap saat, ketika seseorang masuk masjid dan bermaksud duduk di dalamnya.

Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 April 2014

Renungan Untuk Para Suami.



Renungan Untuk Para Suami.
Sungguh sebuah musibah bagi seorang suami yang membiarkan/senang keindahan wajah istrinya dinikmati oleh laki-laki lain. (Di luar kondisi darurat)
Apalagi ketika hal tersebut dilakukan oleh seorang yang mengaku pejuang agama.

"Setiap kalian ra'in (penanggung jawab) dan masing-masing akan ditanya tentang tanggungjawabnya. Penguasa adalah penanggung jawab atas rakyatnya, dan akan ditanya tentangnya. Suami menjadi penanggung jawab dalam keluarganya, dan akan ditanya tentangnya." (Muttafaq 'Alaih)
Di saat Allah memerintahkan manusia untuk menjaga pandangan, suami tersebut justru senang/bangga ketika wajah istrinya dapat dilihat oleh laki-laki lain. Baik itu itu karena memang atas dasar "iseng" apalagi karena ujub (sombong).
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (Q.S. An- Nuur (24): 30)
"Dua mata itu berzina, dan zinanya adalah memandang." (Muttafaq ‘alaih).
Maka jagalah izzahmu (kemuliaan) dan izzah istrimu serta iffah (rasa malu) kalian. Jangan sampai kepemimpinan kita sebagai suami ternyata termasuk dalam kelalaian dan menjadi selembar tiket meikmati siksa api neraka meskipun hanya "sesaat".
Ataukah kita ingin menjadi salah satu dari golongan yang Rasulullah sebutkan dalam hadits ini?
“Ada tiga golongan yang tidak akan dilihat oleh Allah pada hari kiamat nanti, yaitu orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts . . . “ (HR. an-Nasa’i)
Ad-dayyuts adalah seorang suami yang membiarkan kemaksiatan terjadi dalam keluarganya. Yaitu ketika dia melihat kemungkaran oleh anggota keluarganya, dia hanya diam saja dan tidak merubahnya. Bahkan ada sebagian yang bangga dengan kemaksiatan tersebut karena merasa manusia akan memberikan pujian atas keindahan wajah istrinya (ujub dalam hati).
Hendaknya kita menjadi al-ghayyur, yaitu orang yang memiliki kecemburuan besar terhadap keluarganya sehingga dia tidak membiarkan mereka berbuat maksiat. Termasuk kecemburuan ketika istri kita dipandangi oleh orang lain.
Wallahu 'alam bi showwab..
Artikel Oleh : Muhammad Armansal - MuDas

Jumat, 18 April 2014

Indahnya Pacaran Bikin Kamu Positif !!!



Indahnya Pacaran Bikin Kamu Positif!
Pacaran sebelum nikah bikin kami positif dapat dosa.
“Andaikata kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ar-Ruyani dan Al-Baihaqi)

Berkata Abu ‘Abbas Ahmad bin Muhammad bin ‘Ali Al-Makky Al-Haitami (Az-Zawajir 2/4) bahwa: “Dalam hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh dan berjabat tangan dengan selain mahram adalah termasuk dosa besar”.
“Lebih baik memegang bara api yang panas dari pada menyentuh wanita yang bukan mahram.”
Pacaran setelah pernikahan bikin kamu positif dapat pahala.
“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR. Abu Sa’id)
Pilih mana? Pikirkan lagi…
Artikel oleh : Muhammad Armansal - MuDas
kunjungi juga artikel lainnya di sini

Kamis, 17 April 2014

Pesankan Saya, Tempat di Neraka !!!


Pesankan Saya, Tempat di Neraka!!
Sebuah kisah di musim panas yang menyengat. Seorang kolumnis majalah Al Manar mengisahkannya...


Musim panas merupakan ujian yang cukup berat. Terutama bagi muslimah, untuk tetap mempertahankan pakaian kesopanannnya. Gerah dan panas tak lantas menjadikannya menggadaikan akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi.
Dalam sebuah perjalanan yang cukup panjang, Cairo-Alexandria; di sebuah mikrobus. Ada seorang perempuan muda berpakaian kurang layak untuk dideskripsikan sebagai penutup aurat. Karena menantang kesopanan. Ia duduk diujung kursi dekat pintu keluar. Tentu saja dengan cara pakaian seperti itu mengundang 'perhatian' kalau bisa dibahasakan sebagai keprihatinan sosial.
Seorang bapak setengah baya yang kebetulan duduk di sampingnya mengingatkan. Bahwa pakaian seperti itu bisa mengakibatkan sesuatu yang tak baik bagi dirinya. Di samping pakaian seperti itu juga melanggar aturan agama dan norma kesopanan.
Tahukah Anda apa respon perempuan muda tersebut?
Dengan ketersinggungan yang sangat ia mengekspresikan kemarahannya. Karena merasa privasinya terusik. Hak berpakaian menurutnya adalah hak prerogatif seseorang.
"Jika memang bapak mau, ini ponsel saya. Tolong pesankan saya, tempat di neraka Tuhan Anda!! “
Sebuah respon yang sangat frontal. Dan sang bapak pun hanya beristighfar.
Ia terus menggumamkan kalimat-kalimat Allah.
Detik-detik berikutnya suasanapun hening. Beberapa orang terlihat kelelahan dan terlelap dalam mimpinya. Tak terkecuali perempuan muda itu. Hingga sampailah perjalanan dipenghujung tujuan.
Di terminal akhir mikrobus Alexandria. Kini semua penumpang bersiap-siap untuk turun. Tapi mereka terhalangi oleh perempuan muda tersebut yang masih terlihat tertidur.
Ia berada didekat pintu keluar.
"Bangunkan saja!" begitu kira-kira permintaan para penumpang.
Tahukah apa yang terjadi. Perempuan muda tersebut benar-benar tak bangun lagi. Ia menemui ajalnya. Dan seisi mikrobus tersebut terus beristighfar, menggumamkan kalimat Allah sebagaimana yang dilakukan bapak tua yang duduk disampingnya.
Sebuah akhir yang menakutkan. Mati dalam keadaan menantang Tuhan. Seandainya tiap orang mengetahui akhir hidupnya....
Seandainya tiap orang menyadari hidupnya bisa berakhir setiap saat...
Seandainya tiap orang takut bertemu dengan Tuhannya dalam keadaan yang buruk...
Seandainya tiap orang tahu bagaimana kemurkaan Allah...
Sungguh Allah masih menyayangi kita yang masih terus dibimbing-Nya. Allah akan semakin mendekatkan orang-orang yang dekat denganNYA semakin dekat.
Dan mereka yang terlena seharusnya segera sadar... Mumpung kesempatan itu masih ada.
Jika SUKA, silakan BAGIkan agar saudara2 kita mendapatkan manfaatnya ... 
Artikel oleh : Muhammad Armansal – MuDas

Selasa, 15 April 2014

Jangan mencela jika tidak bisa memberi karya nyata.



Jangan mencela jika tidak bisa memberi karya nyata.
Jika seseorang yang mengajak kepada kebaikan dilaknat Allah jika tidak melakukan kebaikan itu, maka bagaimana jika seseorang yang sibuk mencela orang lain yang sibuk melakukan kebaikan sementara dia sendiri yang merasa benar tidak melakukan kebaikan dari orang yang dicelanya?
Di saat kita yang mengaku pejuang Islam sibuk beretorika dengan indah di forum-forum diskusi, betapa banya umat Islam yang tidak pernah bergelut langsung sebagai aktivis dakwah, tetapi mereka sibuk membangun masjid-masjid, sekolah-sekolah, dan fasilitas umum untuk masyarakat.
Di saat kita sibuk menceritakan keindahan jika Islam nanti menjadi sistem peradaban sebagian saudara kita lebih melihat kasih dari agama lain yang penganutnya datang membawa "sembako" ketika mereka sedang mengalami musibah. Bahkan tidak sedikit yang menjual Aqidahnya karena beberapa bungkus mie instan.
Apa karya nyata yang telah dan akan kita berikan untuk umat ini?
Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling diicintai Allah ? Dan amal apakah yang paling dicintai Allah swt?” Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam menjawab, ”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia..." (H.R. Thabrani)
Buktikan Indahnya Islam dengan Karya Nyata.
Artikel oleh : Muhammad Armansal
kunjungi juga artikel lainnya di sini

Senin, 14 April 2014

Hadirilah dialog "muslimah inspiratif"

UNDANGAN TERBUKA !! Khusus pelajar SMP-SMA.

Untuk kamu yang ingin tahu cara mengurus & mendapatkan beasiswa  dalam dan luar negeri, 
Ingin mengetahui tantangan seorang muslimah jika kuliah di luar negeri, 
serta berbagai motivasi inspiratif lainnya.

Hadirilah DIALOG MUSLIMAH INSPIRATIF

Bersama :
- Raidah Intizar Yusuf, M.A.
Penerima Beasiswa Luar Negeri Communication & Information Sciences,
Faculty of Humanity, Tilburg University, Belanda

- Nurmasita, S.Si
Mahasiswa Program Pascasarjana
Fisiologi Kedokteran, Biomedik – Unhas
Penerima Beasiswa S2 , BPP-DN DIKTI

Ahad, 04 Mei 2014
Pukul 08.30 - 12.00
Di Masjid Jami’
Pesantren Darul Istiqomah*
Maccopa – Maros
*Dalam konfirmasi

Investasi Tiket
Rp 15.000 1 orang

Rp 25.000 2 orang

Fasilitas :
- Ilmu, Snack, Sertifikat

Pesan Tiket via SMS ketik : Nama Lengkap_SMA_Kelas_No. HP kirim ke 087 842 138 914

Batas Tgl 02 Mei 2014

Buruan Daftar Peserta Terbatas!!!

Komunitas (MuDas) Muslim Cerdas


kunjungi juga artikel lainnya di sini

Jumat, 28 Februari 2014

MENGAPASIH AKU HARUS MENULIS???

Mengapasih Aku harus menulis??, pertanyaan itu yang masih terbayang dalam pikiranku kawan. Alasannya  karna menurut saya dalam kehidupan ini menulis itu seakan-akan sudah menjadi kewajiban bagi semua kalangan terutama bagi kalangan pelajar. Tapi tidak bisa di pungkiri kita bisa mendapat manfaat dari menulis itu sendiri.

Nah kawan, mungkin kalian memiliki tujuan atau alasan tersendiri dalam menulis, tapi apapun alasannya menurut saya yang namanya menulis itu hanya satu, yaitu suatu aktifitas coret-mencoret sehingga terciptalah suatu karya , yah meskipun karya yang kita buat sudah ada sebelumnya (menyalin) adapun tujuan dari menulis itu ya hanya untuk dibaca. Namun`seiring perkembangan zaman menulis seakan-akan berubah pengertian menjadi aktifitas ketik-mengetik sehingga menciptakan suatu karya dengan tujuan yaitu " berharap " agar orang lain dapat membaca tulisannya, ya sekali lagi karya yang kita buat sudah ada sebelumnya (copas) .....

Mengapasih aku harus menulis?, dalam berbahasa menulis merupakan salah satu dari ke 4 basic yang harus kita kuasai. Ini salah satu faktor yang membuat saya menanyakan hal tersebut, karna dalam pikiran saya ketika kita sudah bisa menguasai ketiga basic dalam berbahasa kecuali menulis seolah-olah tidak berarti apa-apa... menulis,menulis,dan menulis itulah aktifitas yang harus dilakukan seorang pelajar setiap harinya, jika mereka tidak bisa menulis dengan baik dan ikhlas niscaya mereka tidak akan mendapat nilai dan amal yang maksimal...

Tapi semua pendapat diatas hanya pendapat saya yang merupakan seorang manusia biasa yang mencoba untuk memahami apa sebenarnya alasan yang melandasi saya untuk menulis, dan mungkin menurut teman-teman pendapat itu tidak ada benarnya sama sekali, jadi saya berharap kepada siapapun yang membaca tulisan saya ini bisa membantu saya menjawab pertanyaan tersebut, dengan menuliskannya di kolom komenter yang ada di bawah... MOHON BANTUANNYA.......

Rabu, 26 Februari 2014

ARTI LAMBANG NEGARA REPUBLIK INDONESIA


Nama Negara Kita             : Republik Indonesia
Bentuk Negara Kita           : Kesatuan
Dasar Negara                     : Pancasila
Kepala Negara                   : Presiden
Undang-Undang Dasarnya : UUD 1945
Bendera Kebangsaan         : Merah Putih
Lagu Kebangsaan               : Indonesia Raya
Semboyan Negara Kita      : Bhinneka Tunggal Ika
Lambang Negara Kita        : Burung Garuda Pancasila

Lambang Neagar Kita : Garuda Pancasila
Yaitu berupa gambar bururng garuda yang menengok ke kanan dengan kedua sayap terbentang.

- Jumlah bulu-bulunya adalah sebagai berikut :
   Pada setiap sayap   : 17
   Pada ekor               : 8
   Di bawah Perisai     : 19
   Di Leher                 : 45
Hal itu melambangkan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yaitu 17-8-1945.
Dalam perisai itu terdapat gambar-gambar  yang melambangkan Pancasila, yaitu :
Bintang               : Ketuhanan Yang Maha Esa
Rantai baja         : Kemanusiaan yang adil dan beradab
Pohon beringin   : Persatuan Indonesia
Kepala banteng  : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Padi dan kapas  : Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

- Garis Melintang pada perisai yang digambar tebal melambangkan bahwa Indonesia dilalui oleh Garis              Khatulistiwa.

- Kaki burung garuda Pancasila mencengkram sebuah pita yang melengkung ke atas. Pada pita itu ada              tulisan " Bhinneka Tunggal Ika "  yang berasal dari buku Suta soma karangan Empu Tantular. 

- Bhinneka Tunggal Ika Berarti " Berbeda - beda  tetapi tetap satu jua " . Maksudnya ialah kita bangsa          Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku, kesenian, bahasa adat, dan agama, tetapi kita merupakan        satu    bangsa, dengan satu kebudayaan Nasional, dengan satu bahasa Nasional.

- Lambang Negara RI Garuda Pancasila, diterapkan sebagai lambang negara dalam Peraturan Pemerintah        No. 66 Tahun 1951 tanggal 17 Oktober 1951. Penggunaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 43    tahun 1958.

Sekian Informasi yang kali ini sempat saya berikan dan semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman sekalian,,....

Senin, 24 Februari 2014

Lebih Akrab Dengan Perguruan Tinggi


Siswa SMA/MA diproyeksikan untuk Melanjutkan ke perguruan tinggi. Kenyataannya, Sebagian Besar siswa lulusan SMA/MA tidak mempunyai cukup informasi mengenai jenis dan program-program yang ada di perguruan tinggi. Tidak heran,banyak lulusan SMA/MA mengalami kebingungan saat harus menentukan pilihan tempat kuliah. Agar anda tidak mengalami kebingungan, barangkali Informasi di bawah ini dapat memberi sedikit gambaran mengenai beberpa jenis perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

1. Universitas
    perguruan tinggi jenis ini mempunyai program studi beragam yang dikelompokkan dalam beberapa fakultas. Fakultas-fakultas tersebut masih dibagi lagi menjadi beberapa jurusan. Contoh : Fakultas Ekonomi terdiri atas jurusan akuntansi, manajemen , dan Ekonomi Studi pembangunan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik terdiri atas jurusan ilmu Pemerintahan, Hubungan Internasional, Administrasi Negara, Sosiologi, dan Komuniasi Massa. Fakultas Ilmu Budaya terdiri atas Bahasa dan Sastra, Sejarah, Antropologi, Dan Arkeologi.

2. Institut
    jenis perguruan tinggi ini mempunyai Program studi dengan ilmu yang sejenis. institut yang ada di Indonesia antara lain Institut Kesenian, Institut Ilmu Pemerintahan, Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
(IISIP), Dan Institut Seni.

3. Sekolah Tinggi
    Jenis perguruan tinggi ini hanya menyelenggarakan satu Program profesi sesuai dengan Spesialisasinya. Beberapa sekolah Tinggi di Indonesia antara lain Sekolah tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain.

4. Akademik Dan Politeknik
     Institu pendidikan tinggi ini hanya menyelenggarakan satu program studi. perguruan tinggi ini lebih menekankan pada pemberian keterampilan kerja bagi Mahasiswanya agar mereka siap kerja setelah lulus. Lama pendidikan di akademi Atau Politeknik biasanya tiga tahun dan tidak memberi gelar. Contoh akademi di Indonesia anatara Lain Akademi Ilmu Perpustakaan, Akademi Akuntansi, Akademi Sekretaris, dan Akademi Keungan Dan Perbangkan.

Informasi di atas Mudah-mudahan berguna buat Anda dalam menentukan langkah untuk Meraih masa depan.